Apsan's Blog

Just another WordPress.com weblog

Masihkah materi menjadi syarat nomor satu bagi kamu?

Posted by sangkek pada Juli 30, 2011

Tipe pria seperti apa yang kamu inginkan? Cerdas? Kaya? Baik hati? Tampan? Macho? Pendiam? atau yang sabar dan serius? Atau mungkin pria mapan yang siap menikah dan hidup selamanya dengan kamu? Wajar apabila beberapa hal tersebut merupakan kriteria wajib yang harus dimiliki pria pilihan kamu. Siapa sih yang mau hidup bersama dengan seseorang yang tak memiliki masa depan dan tak mampu membuat kamu bahagia?

Pikiran utama yang muncul saat menjalani hubungan yang serius tak lain adalah kebutuhan materi yang cukup. Bukan bermaksud untuk matre, namun saat ini kekuatan materi bahkan mengalahkan cinta. Materi benar-benar membuat banyak orang buta dan menutup telinga. Egoisme melambung tinggi demi kepuasan diri sendiri.

Yang terjadi kemudian suatu pernikahan disepelekan, dan seorang pria hanya menjadi pendamping dan pelengkap di hidup kamu. Sudah bisa kamu tebak kan apa tindakan selanjutnya? Ya itulah perceraian, sambil tak henti mencari seseorang yang mampu memenuhi kebutuhan secara maksimal. Jika suatu hubungan hanya dilandasi kepuasan saja? Kapan kamu terpuaskan?

Bukan melulu kehadiran seorang pria yang dibutuhkan dalam hidup kamu, namun seorang pria yang membuat kamu merasa hidup. Bagaimana mendapatkan sosok pria seperti itu?

Ada baiknya kita mengubah visi dalam suatu hubungan. Bukan demi diri sendiri tapi demi kita, bukan hanya aku yang berusaha namun kita, sulitkah hal itu? Tidak, Anda tentu bisa melakukannya. Suatu hal mudah dan langkah yang sempurna untuk dapat hidup bahagia selamanya.

Jadi, masihkah materi menjadi syarat nomor satu bagi kamu untuk mencari pasangan hidup?

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

PEMERINTAH PAPUA TAK BERGIGI /OMPONG

Posted by sangkek pada Juni 12, 2011

Pembangunan dianggap berhasil bila pembangunan itu sendiri mampu mensejahtrakan masyarakat dan mandiri sebagai modal pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan berjalan baik mana kala partisipasi masyarakat dalam pembangunan secara aktif. Namun harapan melalui pendekatan pembangunan pertumbuhan oleh lapisan masyarakat tertentu (konglomerat dan pejabat), justru menghasilkan kesenjangan ekonomi, sosial dan politik di tengah bangsa Indonesia. Apakah pembangunan sudah menyentuh lapisan masyarakat papua? Sebuah pembangunan adalah ‘alat’ yang mampu dan memilki komitmen untuk memajukan pembangunan diberbagai aspek kehidupan yang telah dicita-citakan bersama.

Jakarta hanya memerintahkan pejabat lokal papua untuk menjalankan pembangunan, membuat masyarakat merasa ‘dipaksa’ menelan kebijakan yang belum tentu disukai oleh masyarakat papua. Karna model pembangunan sama dengan menghilangkan potensi lokal yang beribu-ribu banyaknya. Kebijakan keuangan dan regulasi/perijinan dipegang pemerintah pusat membuat pemerintah daerah tak bergigi ‘atau ompong’; sebab hasil kekayaan daerahnya diserap oleh jakarta. Daerah hanya berfungsi sebagai ‘satpam’ yang menjaga sumberdaya alam yang telah hancur. Ketika muncul kesadaran untuk menuntut hak-hak masyarakat lokal ketika itu pula infansi militer dikerahkan untuk meredam gejolak masyarakat.

Hasil pembangunan yang dimaksud adalah kesenjangan sosial antara jakarta dan papua. Di daerah-daerah kaya sumberdaya alamnya seperti Papua hanya dirasakan oleh pendatang sebagai kelompok yang memiliki skiil serta para pemilik modal dan pejabat-pejabat tertentu. Sumberdaya manusia masyarakat asli Papua sangat rendah sebab penyebab utamanya masyarakat papua dianggap tidak mampu berpartisipasi dan berkompetisi dengan para pendatang. Ada kecenderungan penduduk asli ‘manja’ dengan ketersediaan sumberdaya alam yang dimiliki sedangkan pendatang memiliki tekad dan ‘kerja keras’ untuk hidup yang lebih baik. Hasilnya adalah ketergantungan hidup antara si miskin terhadap si kaya dan kesenjangan hidup sosial. Dalam kehidupan masyarakat papua yang tidak seimbang akan muncul kecemburuan-kecumburuan sosial. Kalau kecemburuan ini tidak dijembatani akan menimbulkan kompensasi yang berlebihan dalam bentuk kekerasan dan perpecahan. Perpecahan masyarakat inilah adalah pertanda disintegrasi bangsa akan menjadi kenyataan..By,Chados

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Ku terdiam ketika semuanya telah pergi

Posted by sangkek pada Maret 9, 2011

Ku terdiam ketika semuanya telah pergi,
saat indah yang kumiliki semuanya sudah tiada,
sendiri berteman dengan kenangan indahnya”

Andai kupunya hak untuk kembali,
mengapus tangis di pipimu,
mengumbar senyum yang tak pernah pudar.

ku cukup untuk bersedih,
karena waktuku di sini belum habis,
walau segalanya yang pahit akan harus kuanggap manis,
keriduan ingin pulang harus kutepis.

Aku selalu saja merindukan kenanganku,
kehidupanku, kampung halamanku, keluarga, sahabat, bahkan kesihku

Walaupun saja kesepian,
ku tak akan pergi meninggalkan impianku
karena Aku percaya ada kalian,
doakan agar aku selalu berjuang,
hingga ku memiliki semua kerinduanku di kota yang penuh derita ini
Walaupun aku hanya manusia biasa

Aku rindu,
tapi bimbang,
haruskah kupulang?
Pasti hati kan tenang,
tetapi apakah mereka akan senang?
ketika aku pulang dengan tangan kosong.??

Kenanganku,
hanya seperti hembusan angin yang di rasa lalu pergi,
biarlah kulewati perjuanganku” SEORANG DIRI”By,Chados** S

Posted in Uncategorized | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

What celebrity would play you in a movie about your life?

Posted by sangkek pada Februari 16, 2011

bagitu dolo……..kawan

Hanya kamu yang ingin ku ceritakan..ap yng ku pedam selama ini

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

PERCEKAPAN KAMPUNG

Posted by sangkek pada Mei 25, 2010

PERCEKAPAN KAMPUNG

Legenda….cerita lepas ( pace…petatas..pece keladi ….pace jeruk dan om kasbi )

petatas : bro ko da lia pece jeruk ..dia kha…trada…..?
keladi : ahh….tadi za liat de pergi kebun…..”
petatas : baru de jam berapa….balik dari kebun..kha”
keladi : ahhh….biasanya de pergi ..sampai malam baru pulang?
petatas : aduhhhh……..sial..lagi…?
keladi : bah…kenapa….jadi ko bilang begitu…” ada perlu kha…sama pace jeruk dia?
petatas : iyo…kitong dua ada janjian?
keladi: kalau boleh tau…kamong dua janjian…apa kha?
Petatas : ahhh ko tra boleh tau….ini katong dua pu bisnis..”
keladi : iyo…e…” dong dua saja……Orpen?
petatas: trada…o” tong dua biasa saja…. itu ko pu pemikiran yang tasala.
keladi : iyo…tapi kamong pu kata bisnis itu….”
petatas : ahhhhh… biasa anak muda….bisnis om jeruk pu anak perem dia..?
keladi :o…..yang ada….dong bisnis..untuk ,sebentar malam” mo pergi mendarat….kha”
petatas : trada…..o”
keladi : ahhh…pace petatas yang betul saja….” kalau ko ada tunggu pace jeruk de cepat balik dari kebun..biar kamong dua atur….sebentar malam…..to?
petatas : hehehehehehehehe….”
keladi : itu baru tertawa lagi….” tapi pace za Cuma..pesan saja….” kalau itu orang pu – orang jadi…” ati ati saja…” nangti kamong dua kotak lagi?
petatas : ahhhhhhh kota itu ap?
keladi : maksudnya….kamong dua ati ati saja….kalau mo pergi pendarat itu….om jeruk pu anak perem itu , karna om de galak……sampai…” bisa bisa kamong dua kena parang tumpul”
petatas : ahhhh ko tipu….”
keladi : iyo…..tra percaya trusss..kena parang tumpul…. baru bilang nene, cucu ada korbang…..perasaan?.
petatas : ahhhhhh begitu..suda.. pace keladi….za mo balik dolo…..” istirahat..untuk sebentar malam..”
keladi : iyo…suda….pace petatas…” tapi sekali lagi za bilang ati-ati2…saja” dan sukses untuk kamong dua pace jeruk..pu rencana mendarat …….om kasbi pu anak perem.

Posted in PERCEKAPAN KAMPUNG | Leave a Comment »

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Posted by sangkek pada Mei 23, 2010

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, merupakan keterpaduan, keserasian dan kebersamaan dalam suatu sistem kemasyarakatan, Jika tiga aspek tersebut menyatu dalam suatu bingkai yang permanen, maka pada dasarnya akan terbentuk “kekuatan” (power) yang memiliki daya tangkal tinggi, peka terhadap sesuatu yang dihadapi dan memiliki kemauan yang tinggi untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.Menurut teori” bahwa kempuan kelompok merupakan hasil menyeluruh dari tindakan para anggota kelompok yang berbekas dalam kelompok tersebut. Selanjutnya, kreatifitas kelompok yang tinggi akan mengisyaratkan keaktifan dan partisipasi para anggota kelompok yang baik pula. Di samping itu keaktifan kelompok yang tinggi mampu menumbuhkan loyalitas terhadap kelompok, hal ini juga ditunjukkan untuk anggota kelompok yang terlibat langsun.
Kesemuanya ini bisa menjadi kekuatan kelompok (Cartwright, Zander dan Hollander, dalam Yusuf, 1990). Berdasarkan pandangan-pandangan di atas memberikan indikasi bahwa keterpaduan, keserasian dan kebersamaan dapat diperoleh dari hasil menyeluruh dari anggota kelompok yang ada. Dengan demikian dapat dirumuskan, tingkat kekohesifan yang tinggi dalam reaslitas yang sesungguhya, maka paling tidak ada dua hal yang perlu diperhatikan : Pertama, menggalang potensi masyarakat, maksudnya dalam suatu komunitas sangat jarang ditemui adanya sifat-sifat yang membedakan, dalam komunitas tersebut relatif kecil jumlahnya. Berarti komunitas yang dimaksud memiliki perbedaan-perbedaan, baik dari segi pengetahuan atau latar belakang pendidikannya,
keterampilan, pengalaman dan latar belakang ekonomi. Potensi yang ada, perlu diidentifikasi sebagai input yang sangat berharga sebagai data awal untuk dimanfaatkan selanjutnya. Umumnya para tokoh masyarakat, pendidik, dan tokoh agama yang berada di luar system pemerintahan, mereka ini disebut informal leader yang seharusnya mengambil prakarsa dalam tahap penggalangan. Jika diperlukan out sider (pihak luar), seperti Perguruan Tinggi, LSM atau organisasi-organisasi yang peduli dalam pembanggunan daerah dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi penguatan dalam hubungannya dengan pembangunan.
Dalam tahap penggalangan, pada dasarnya untuk memberi pengertian yang mendalam betapa pentingnya masyarakat sebagai tuan rumah sekaligus sebagai aktor utama dalam pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di wilayah mereka sendiri.

Tumbuhnya kesadaran untuk membangun daerahnya, sebagai kekuatan baru yang bersifat kolektif (community power), meskipun pada tahap ini masih sangat prematur, karena masih ada faktor-faktor lain yang harus melengkapinya. Kedua, tahap penggalangan sebagai proses identifikasi potensi masyarakat yang juga ditandai dengan munculnya kesadaran yang tinggi untuk melakukan aktivitas pembangunan, perlu disusul untuk tahap berikutnya yaitu melalui pelatihan-pelatihan yang diarahkan pada peningkatan kualitas masyarakat dalam berbagai bidang.

Mencermati situasi dan perkembangan negara kita sekarang ini,
maka konteks pemberdayaan masyarakat, selayaknya diarahkan kepada masalah-masalah tersebut dengan maksud agar masyarakat dapat mengetahui dengan jelas faktor-faktor apa saja yang perlu diperbaiki dan bagaimana jalan keluar yang tepat untuk penyelesaian ,masalah. Dengan demikian masyarakat mampu menetapkan apa yang dibutuhkan dan bukan sekedar daftar keinginan yang terlalu menjanjikan, tetapi dalam kenyataan tak pernah terpenuhi. Pendekatan yang diharapkan untuk itu adalah memfasilitasi masyarakat secara edukatif dan memandangnya tidak sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek pembangunan.

Posted in PEMBERDAYAAN MASYARAKAT | Leave a Comment »

fakfak

Posted by sangkek pada Mei 19, 2010

Ketika diriku masih di fakfak….sukanya pergi kekebun…karna di kebun saya bisa meliha pahon-pohon yang lebat,burung burung berkicau dan udara yang sejut,masih bangyak hal lagi yang tak bisa saya sebutkan satu persatu.Biasanya kami pergi kekebun setiap harI, tapi setelah pulang sekolah.Karna kami dalam sekeluarga bersekolah kaka perempuan dan saya yang sudah SMU. Sementara adik adik masih SPM dan SD.Jadi kami kalau pergi kekebun itu setelah pulang sekolan”.

SALOBAR..adalah tempat yang kami serin melakukan aktifitas atau berkebun.Kalau di fakfak,solobar berdekatan dengan kampun tanama… di bagian fakfak barat.Kami kalau kekebun bersama ibu dan bapak .Di sana kami bisa melakukan bangyak hal..seperti menanam tanaman jangka pendek…”seperti,keladi,jagung,petatas,kasbi,kalau sayur itu kami tanam ,kacan pangjan,katimun,bungjis,gedi.Hal ini yang biasa kami lakukan ketika sampai di kebun.di saat kami lagi melakukan aktifitas di kebun, tapi ketika jam 12 siang “kami harus memasak.tapi proses memasak juga serempak ada yang menggambil sarur-sarur yang ada di sekirar kebun,ada yang menyediakan kayu bakar dan ada juga yang menyediakan bambu.

Kalau memasak di kebun itu sering kita pakai bambu..untuk mengdapatkan bambu di kebun tidak susah..karna di sekitar kebun bangyak mata bambu yang tumbuh dan untuk menggambil bambu tidak dibayar..kalau di pakai untuk memasak. Setelah memasak kami tetap melangjutkan pekerjaan yang masih tersisa.Karna pasti besok kita kembali di kebun tidak harus melakuka pekerjaan itu lagi.Sebab masih ada hal lain yang harus di kerjakan.Apa lagi bersama bapak…karna bapak maunya semua pekerjaan hari ini…harus juga di selesaikan, dia tidak mau pekerjaan hari kemarin yang masih di lakukan hari ini.

Ketika hari mulai sore kamipun kembali kerumah.Tapi kami harus berjalan melewati hutang.Jaraknya lumayan jauh…kami kalau mau balik itu sering bercerita apa saja.biar kami tidak merasakan jauhnya perjalan pulang .sebab kalau jalan diam diam itu terasah jauh perjalannannya….jika kita bercerita..tak terasa sudah sampai di tempat tujuan atau jalan raya…untuk menunggun angkutan ( takxi)

Bisa berjalan kaki …pulang kerumah tapi harus lebih tempo…karna jauh jarak kebun dan kerumah…..tapi kalau kita ikut angkutan yang tidak ada penumpangnya,karna kami bangyak ,untuk ukuran satu angkutan ”tapi ketika kami mau pulang kerumah,ada yang pikul kayu baka ada yang pikul nokeng yang berisi sayur seperti ,tenten..katenadeng…khorojen..rabong,pangkala ten. Tapi ada juga yang juga pikul nokeng….yang berisi…butong…panggala….mombo…dan masih bangyak lagi…yang biasa kami bawah pulang kerumah dari kebun.Sebab barang yang kami bawah diri kebun, itu yang akan kami samak untuk makan malam kami.

Posted in fakfak | Leave a Comment »

KUTIPAN RANTAU

Posted by sangkek pada Mei 17, 2010

<!– Begin function expand() { for(x = 0; x

KUTIPAN RANTAU

Suatu hari.. pernah kurenungi…

adakah seorang insan yang mengerti..

AKAN diriku dijogjakarta………..

yang selalu membutuhkan pertolonggan”

Pernah kucari arti kasih sayang

namun yang kutemui hanya sebuah mimpi

suatu mimpi kosong tak bernilai.

Sementara waktu trus berlalu

hari hariku…di hiasi oleh kesehihan”

karna kenyataan hari ini.

Rantau…tak mampu kubayangkan

tapi ku sadari….
ada satu kebahagiaan

yang hendak memhampiriku ( ENTAH KAPAN? )By,chados

IBU..TERSAYANG

IBU…..

KU teriak namamu dalam hati

kuterbayan semua kebaikanmu..”

Kau yang bisa membuat diriku tersenyum….”

Walau kadang …aku mengabaikan semua keinginanmu.

IBU….

kini aku jauh dirantau…

keceriaanku tak seperti dulu…

kecemasan tertanam dalam hati…

kegelisahan akan semua ini..

IBU….

Ingin hatiku pergi jauh…

dari kenyataan hari ini…

Sebab kutak tau..kemana jejak langkah..kan kubawa…

dan di mana keluhan hati…kusalurkan”

Tapi ku selalu yaking”

suatu kelak nangti….diriku pasti tersenyum”By,chados

KADANG AKU BERTANYA

Kadang aku bertanya…..

apakah kebahagiaan itu akan datang

Kadang aku menolak…

semua takdir yang di gariskan untukku..

Tapi ada satu keyakinan

yang membuat diriku tetap melangkah

Pasti TUHAN akan memberiku

pelangi di setiap badai

senyum disetiap tetesan air mata

berkat di setiap cobaan

lagu indah di setiap helai nafas

dan jawaban di setiap doa.By,chados

TUMPUAN HARAPAN

Aku akan tetap mencari harapan itu,

entah sampai dimana akan ku temukan

Semoga ada yang mengerti,
apa yang kuhadapi sekarang.

ini GORESAN hati yang tak terungkap bila waktu bergulir begitu lamban

mungkin ini sesuatu yang begitu sulit untuk ditebak…
dan mungkin itu adalah derita yang berdiam dalam hari-hari oleh kesendirianku.

Harus bertahan untuk mencari harapan yang masih jauh ataupun dekat .

Akun tetap merebutnya….dengan semua keterbatasanku.

Inilah rahasia keberhasilan yang kadang sulit untuk di mengerti

mungkin ini sesuatu hal yang tertunda. Bagiku.By,chados

BAYANGKAN

LEBIH BAIK DIRIKU SEPERTI YANG DI LIHAT
“sederhana”

DARI PADA DIRIKU BERJALAN “bahagia” DENGAN PENGORBANAN ORANG LAIN”

ALAMAT LINK WEBSITE CHADOS

  • CORETAN RANTAU

  • RINTIHAN HATI
  • SANGKEK WEBS
  • ASMURUF WEBS
  • ANFAK JOGJA
  • DANAU UTHER
  • KESEHARIANKU


  • Posted in KUTIPAN RANTAU | Leave a Comment »

    Keterpaksaan

    Posted by sangkek pada Mei 16, 2010

    tiada arti bila bersama
    sudah semua biarlah berlalu
    bukan karena aku membencimu
    bukan karena aku tak cinta
    mungkin ini jalan terbaik

    asa menghilang seirama
    hembusan dan helaaan
    tarikan tiada arti yang terdengar
    yang tak kuingin namun terjadi
    kau tak lagi bersamaku

    nyanyian pilu terdengar menyayat
    mengiris pilu jauh ke kalbu
    menjadi teman malam menanti waktu
    tiada arti bila terus menjalani
    dalam keterpaksaan

    phaul heger|17 May 2010 03.08 wib

    Posted in Puisi Perasaan | Leave a Comment »

    Motifasi

    Posted by sangkek pada Mei 14, 2010

    Saat ini, kami telah pseudoeducation; apa yang kita butuhkan adalah psychoeducation.
    – James Neill

    Challenge adalah apa yang membuat pria. Ini akan berakhir ketika orang berhenti mencari tantangan baru.
    – Sir Edmund Hillary

    Perubahan dan pertumbuhan terjadi ketika seseorang telah mempertaruhkan diri dan berani untuk terlibat dalam bereksperimen dengan kehidupan mereka sendiri.
    – Herbert Otto

    Apakah Anda tahu obat untuk saya? Kenapa ya, dia berkata, aku tahu obat untuk segala sesuatu. Garam air. Air garam? Aku bertanya padanya. Ya, katanya, dalam satu bentuk atau lain, keringat, air mata atau laut garam.
    – Isak Dinesen

    Sebuah pikiran yang membentang dengan pengalaman baru tidak pernah dapat kembali ke dimensi yang lama.
    Oliver Wendell Holmes –

    Pria, seperti sungai menjadi bengkok dengan mengikuti garis paling sedikit perlawanan.
    – Edvard Raasted

    Nilai pengalaman adalah tidak melihat banyak, tetapi melihat dengan bijaksana.
    – Sir William Osler

    Hidup yakin mudah pada rakit, bukan Huck?
    – Mark Twain

    Keamanan adalah ketika semuanya sudah diselesaikan. Ketika tidak ada yang bisa terjadi pada Anda. Keamanan adalah penyangkalan hidup.
    – Germaine Greer

    Pengalaman menolong sesama manusia dalam bahaya, atau bahkan pelatihan secara realistis untuk siap memberikan bantuan ini, cenderung mengubah keseimbangan kekuasaan dalam kehidupan batin seorang pemuda dengan hasil yang kasih sayang bisa menjadi motif utama.
    – Kurt Hahn

    Risiko, tidak ada hidup nyata tanpa itu. Kita semua harus mati, tetapi mencoba untuk mengetuk semua risiko dari hidup kita dan kita mengunci diri kita sendiri semakin ketat ke dalam kotak, aman dan nyaman, mematikan, dan kita mati juga, tanpa pernah hidup.
    – Alex Noble

    Ketika itu mulai gelap, kau sengsara dan tugas di tangan tampaknya tak berujung, maka ini adalah waktu untuk menggali rasa humor dari bagian bawah kemasan Anda, memakainya pada semangat dan meringankan beban Anda.
    – Carolyn Birmingham

    Seni mengajar adalah seni dan menjawab pertanyaan cukup berkata tapi tidak terlalu banyak.
    – John Holt

    Harus kita selalu mengajarkan anak-anak kita dengan buku? Biarkan mereka melihat pegunungan dan bintang-bintang di atas. Biarkan mereka melihat keindahan air dan pohon-pohon dan bunga-bunga di bumi. Mereka kemudian akan mulai berpikir, dan berpikir adalah awal dari sebuah pendidikan yang sebenarnya.
    – David Polis

    Risiko sangat penting. Tidak ada pertumbuhan atau inspirasi dalam tinggal di dalam apa yang aman dan nyaman. Setelah Anda menemukan apa yang terbaik, mengapa tidak mencoba sesuatu yang lain?
    – Alex Noble

    Mei tidak kekeringan atau hujan badai mengganggu atau jus sukacita di rempela Anda! Dan mungkin Anda kamp di mana angin tidak akan memukul Anda, di mana ular tidak akan menggigit dan beruang tidak akan git Anda.
    – Anonymous

    perjalanan adalah orang itu sendiri, tidak ada dua yang sama. Kami menemukan setelah bertahun-tahun perjuangan yang kita tidak melakukan perjalanan, perjalanan membawa kita.
    – John Steinbeck

    Jangan mencoba untuk memuaskan kesombongan Anda dengan mengajarkan banyak hal. Membangunkan orang yang penasaran. Hal ini cukup untuk membuka pikiran, jangan berlebihan mereka. Pasang hanya ada percikan. Jika ada beberapa hal mudah terbakar yang baik, ia akan terbakar.
    – Anatole France

    Aku pergi ke hutan karena aku ingin hidup sengaja, ke depan hanya fakta-fakta penting dari kehidupan, dan melihat apakah saya tidak bisa mempelajari apa yang harus mengajar, dan tidak, ketika saya datang untuk mati, menemukan bahwa aku tidak hidup. Aku tidak ingin hidup apa yang tidak hidup; hidup begitu sayang, juga tidak saya ingin berlatih pengunduran diri, kecuali sangat diperlukan. Aku ingin hidup dalam dan mengisap semua sumsum kehidupan, untuk hidup begitu kokoh dan Spartanlike untuk mengalahkan sama sekali semua yang tidak hidup, untuk memotong dan mencukur luas petak dekat, untuk mengarahkan kehidupan ke sudut, dan mengurangi itu untuk istilah terendah, dan, jika terbukti berarti, mengapa kemudian untuk mendapatkan seluruh kehinaan dan tulus keluar dari sana, dan mempublikasikan keburukan untuk dunia, atau jika hal itu luhur, untuk mengetahui dengan pengalaman.
    – Henry David Thoreau

    Tetapi jika petualangan memiliki akhir dan merangkul semua motif itu pasti ini:
    Kita pergi keluar karena di alam kita untuk pergi keluar, untuk mendaki gunung dan berlayar laut, untuk terbang ke planet dan terjun ke kedalaman lautan. Dengan melakukan hal-hal yang kita buat berhubungan dengan sesuatu di luar atau di belakang, yang tampaknya aneh untuk menyetujui kami melakukannya. Kami memperluas cakrawala kita, kami memperluas keberadaan diri kita, kita bersenang-senang dalam penguasaan diri kita sendiri yang memberikan kesan, terutama ilusi, bahwa kita adalah penguasa Dunia. Pendek kata, kita adalah laki-laki dan ketika orang tidak lagi melakukan hal-hal, dia tidak lagi orang.
    – Wilfred Noyce

    Great hal dilakukan bila bertemu laki-laki dan pegunungan;
    Hal ini tidak dilakukan dengan berdesak-desakan di jalan.
    – William Blake, Notebook (1793)

    Dalam arti yang sangat nyata, kita semua petualang. Dipahami secara kebetulan di saat ekstasi, lahir di sakit, hari-hari hidup kita terbelah antara aspirasi harapan dan tuntutan kebutuhan. Dan pada perjalanan ke kematian kita yang lain belum diketahui.
    – Joseph Nold

    Biarkan Anda berjalan sekarang menjadi sedikit lebih berani.
    – Henry David Thoreau

    Sekarang aku melihat rahasia membuat orang-orang terbaik, itu adalah untuk tumbuh di udara terbuka dan makan dan tidur dengan bumi.
    – Walt Whitman

    Pendidikan yang paling penting adalah bahwa yang menyebabkan kelangsungan hidup pribadi.
    – W. I. Thomas

    Sebuah petualangan hanyalah sebuah perjalanan terencana kacau.
    – Anonymous

    Sebuah berjalan lima mil kuat akan lebih baik bagi orang dewasa tidak bahagia namun dinyatakan sehat daripada semua obat-obatan dan psikologi di dunia.
    – Paul Dudley White

    Itu yang seharusnya dan terbaik dapat diajarkan di dalam kelas harus ada diajarkan, dan yang paling bisa dipelajari melalui pengalaman berhubungan langsung dengan bahan asli dan situasi kehidupan nyata di luar sekolah ada harus dipelajari.
    – Julian Smith, 1943, Kelas Di luar itu, Forum Pendidikan, 7 (4), 363

    Hanya dalam petualangan yang beberapa orang berhasil dalam mengetahui diri mereka sendiri.
    – André Gide

    Mari kita mulai dengan pemahaman tentang pendidikan luar yang tidak dibatasi oleh definisi umum. Mari kita bayangkan sebuah obat mujarab, murni teoretis yang tidak memiliki kualitas kimia terdeteksi, sebuah homeopati murni. Bila diterapkan, memiliki efek jauh sempurna. Semua pendekatan untuk penyembuhan manusia, pertumbuhan dan rezeki mungkin berusaha menjadi seperti itu, suplemen yang sempurna untuk pengalaman manusia, maka mungkin juga tujuan pendidikan di luar ruangan.
    – James Neill, Filsafat Pendidikan Outdoor

    Dalam tugas sehari-hari saya Antartika menarik pengalaman saya. Jika pekerjaan cukup penting saya tidak berhenti karena saya merasa lelah, salah satu gunanya kelelahan adalah cara yang sangat panjang melewati titik kelelahan. Saya pikir saya telah mengembangkan kapasitas yang lebih besar untuk ketelitian dan saya lebih menghargai nilai perencanaan yang tepat. Mungkin dua hal yang paling berharga tahun ekspedisi saya memberi saya adalah kepercayaan diri dan ketekunan. Kegigihan bersekutu dengan kesabaran akan mengatasi kesulitan yang paling.
    – Dr Phillip Hukum, mantan anggota Tim Antartika Australia, berbicara tentang Duke of Edinburgh Award Skema

    Dan apa sukacita, berpikir kamu, apakah mereka merasa setelah pendakian yang sangat panjang dan bermasalah – setelah berebut?, Menarik, mendorong mengangkat, terengah-engah, mencari, berharap, putus asa, memanjat, berpegangan pada, jatuh, mencoba, engah, kehilangan, pengumpulan , berbicara, melangkah, menggerutu, anathematising, pengikis, hacking, menabrak, jogging, terbalik, berburu, mengangkangi, – untuk tahu kamu bahwa dengan metode ini sendiri adalah misteri yang paling ilahi dari Quest mengungkapkan?
    – Prof Norman Collie, Journal Mountaineering Skotlandia, 1894

    Sebagai editor Kecelakaan di Amerika Utara Mountaineering sejak tahun 1974, Williamson memperingatkan bahwa persiapan yang buruk, bukan gunung atau cuaca, menyebabkan kematian dan kecelakaan. “Tidak ada hal seperti cuaca buruk,” kata Williamson. cuaca “Ini. Itu yang Anda dapatkan.” “Penyebab utama kecelakaan adalah berusaha untuk tetap pada jadwal dan berusaha untuk menyenangkan orang lain,” tambahnya. “Anda tidak naik sesuatu yang tidak bisa turun.”
    – (Pitt Berita artikel)

    Konsekuensinya kematian ‘menghilangkan semua kekuatan lain, motivasi yang lebih rendah. Mereka jatuh pergi dan kemudian ada saja bahwa motivasi primer, yang tinggal hidup. Ini sangat murni.
    – Dean Potter, rock solo bebas / es pendaki

    Anda dapat menemukan lebih banyak dalam waktu satu jam bermain daripada yang Anda bisa dalam percakapan seumur hidup
    – Unknown

    Berjalan ke dalam hutan. Terus berjalan. Walk off trek. Jangan rencana mana Anda akan pergi. Ambil arah apa pun banding pada saat itu. Terus berjalan. Ketika (tanpa sadar) Anda hilang, melihat ke dalam mata naga, kemudian petualangan anda dimulai.
    – Tom Watercrag, “melemparkan Out Agenda dan berkembang Lagi”

    Pertama, adalah sebuah tantangan. Kedua Anda harus belajar untuk mempersiapkan dengan teliti, untuk hidup Anda mungkin tergantung pada ketelitian dan tingkat perencanaan Anda. Anda harus turun ekor Anda dan memacu diri untuk pergi. Anda harus meninggalkan slot nyaman Anda dan pergi di mana hal-hal yang kasar. Anda harus mendorong ke latar belakang kekhawatiran tentang bahaya dan cenderung kurang berani membuat beberapa penilaian tentang yang lebih mungkin.

    Anda belajar untuk tidak takut oleh rasa takut. Anda menemukan apa yang sepotong denda mesin tubuh manusia dan bahwa hal itu dapat mengambil sejumlah besar stres sebelum itu rusak. Anda belajar untuk membuat keputusan dan secara bertahap Anda menemukan Anda membuat kesalahan yang lebih sedikit dan lebih sedikit. kepercayaan diri Anda tumbuh dan Anda menemukan sumber daya manusia yang siap dipanggil di saat krisis di masa depan. Anda belajar sesuatu tentang kelemahan manusia dan mengembangkan simpati bagi mereka yang lemah atau kurang kompeten dari diri Anda sendiri ‘; Anda belajar untuk membuat tim dari sekelompok individu.

    Petualangan pengalaman luar pintu dianggap untuk mengobarkan semangat kaum muda, untuk mengembangkan kepedulian mereka untuk orang lain, bagi masyarakat mereka dan untuk lingkungan. pengalaman tersebut menyediakan sarana penemuan diri, ekspresi diri dan kenikmatan yang baik sekaligus merangsang dan memuaskan.

    Dengan demikian muncul bahwa, bagi kaum muda dan orang dewasa sama, Outdoor Adventure dianggap sebagai kendaraan untuk membangun nilai-nilai dan cita-cita, untuk mengembangkan kreativitas dan perusahaan, untuk meningkatkan rasa kewarganegaraan, dan untuk memperluas cakrawala fisik dan rohani. “
    – Lord Hunt dari Waterdine Llanfair, KC, CBE, DSO

    Adventure pendidikan merupakan fenomena baru dalam bisnis luas mengajar dan belajar. munculnya Its memiliki, ironisnya, bersamaan dengan penurunan sumber daya hutan belantara di mana itu tergantung. Hal ini tidak mengherankan karena alasan orang-orang sekarang “program petualangan” adalah karena tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan normal. Manusia berusaha selama berabad-abad untuk menaklukkan alam liar. Proses itu adalah berbahaya, tidak nyaman, dan sering fatal. Sekarang padang gurun yang tampaknya ditaklukkan, manusia kehilangan tantangan perjuangan yang disediakan. Mereka mengakui nilai-nilai yang diberikan oleh perjuangan, nilai-nilai tidak dihargai lalu dan tidak sekarang tersedia dalam hidup normal. Jadi, sebagai kompensasi, mereka berani keluar semakin banyak digunakan di olahraga petualangan dan bahkan program untuk pemuda mereka.
    – Miles, 1990, p.327

    Posted in Motifasi | Leave a Comment »